Gusi Bengkak Bernanah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

gusi bengkak bernanah banner

Anda pernah mengalami gusi bengkak bernanah? Rasanya tentu sangat tidak nyaman. Gusi berdenyut, nyeri menusuk, sampai menimbulkan bau tak sedap yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Pada titik ini, wajar jika Anda mulai panik dan bertanya-tanya. Kenapa gusi bisa sampai bernanah? Apakah kondisi ini berbahaya jika dibiarkan?

Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 57 persen penduduk Indonesia berusia di atas 3 tahun pernah mengalami masalah gigi dan gusi.

Sayangnya, hanya 11,2 persen yang benar-benar mencari pengobatan ke dokter gigi. Angka ini menunjukkan banyak kasus gusi bengkak, radang, hingga bernanah berisiko diabaikan hingga berkembang menjadi infeksi serius.

Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele. Gusi bengkak bernanah merupakan tanda infeksi yang perlu ditangani dengan cepat untuk mencegah nyeri yang bertambah parah atau penyebaran infeksi ke bagian lain di mulut.

Jika Anda ingin memahami penyebabnya, gejalanya, dan cara mengatasinya, baca penjelasannya berikut ini.

Table

Penyebab Gusi Bengkak Bernanah

Gusi bengkak bernanah biasanya terjadi karena infeksi bakteri yang berlangsung cukup lama. Infeksi ini memicu peradangan, penumpukan nanah, dan rasa nyeri yang semakin intens.

Berikut beberapa penyebab yang paling umum:

1. Abses Gigi atau Abses Gusi

Ini adalah penyebab paling sering. Infeksi bakteri yang masuk melalui gigi berlubang atau celah pada gusi dapat membentuk kantung berisi nanah. Kondisi ini biasanya disertai rasa berdenyut, pembengkakan, dan bau mulut yang semakin kuat.

2. Penumpukan Plak dan Karang Gigi

Plak yang tidak dibersihkan akan mengeras menjadi karang gigi. Karang gigi ini mendorong gusi ke bawah dan menciptakan celah tempat bakteri berkembang biak. Dalam kondisi parah, infeksi bisa menyebabkan gusi bernanah dan perdarahan.

3. Sisa Makanan yang Terjebak di Sela-sela Gigi

Makanan yang terselip, terutama makanan berserat atau keras, dapat memicu peradangan jika tidak dibersihkan. Area ini mudah menjadi sarang bakteri dan memicu infeksi.

4. Penyakit Gusi Seperti Gingivitis atau Periodontitis

Gingivitis yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi periodontitis. Pada tahap ini, jaringan pendukung gigi melemah dan jauh lebih rentan terhadap infeksi berat hingga membentuk nanah.

5. Kurang Menjaga Kebersihan Mulut

Jarang menyikat gigi, melewatkan flossing, atau menggunakan teknik sikat gigi yang salah membuat bakteri mudah berkembang. Ini membuka jalan untuk terjadinya infeksi dan pembengkakan.

6. Sistem Imun yang Menurun

Daya tahan tubuh yang melemah akibat stres, kurang tidur, atau kondisi medis tertentu dapat mempercepat perkembangan infeksi di mulut.

Baca juga: 4 Jenis Tambal Gigi: Mana yang Paling Baik Untukmu?

Gejala Gusi Bengkak Bernanah

Secara umum, gusi bengkak bernanah tidak muncul tiba-tiba. Ada beberapa gejala yang perlahan terasa, dan makin hari makin mengganggu.

Jangan sampai menjadi semakin parah. Karena itu, kenali tanda-tandanya sejak awal seperti ini!

1. Nyeri Berdenyut dan Menggigit dari Dalam Gusi

Rasa sakitnya terasa tajam, seperti ada tekanan dari dalam yang terus mendorong keluar. Nyeri bisa makin kuat saat mengunyah, menyentuh area gusi, atau bahkan tanpa sebab apa pun.

2. Pembengkakan yang Terlihat Jelas

Gusi tampak lebih merah, menonjol, dan terasa lebih hangat dibandingkan area sekitarnya. Pada kondisi tertentu, bengkaknya bisa sampai mengubah bentuk wajah atau pipi menjadi sedikit asimetris.

3. Keluar Nanah atau Rasa Pahit di Mulut

Kadang, nanah dapat keluar dengan sendirinya dan meninggalkan rasa pahit, bau tak sedap, atau sensasi lengket di mulut. Ini merupakan tanda jelas bahwa ada infeksi aktif yang perlu segera ditangani.

4. Bau Mulut dan Gusi Berdarah

Bau mulut (halitosis) dapat menjadi sangat menyengat karena adanya penumpukan bakteri dan nanah di area gusi. Gusi juga mudah berdarah saat disikat atau disentuh.

5. Demam dan Tubuh Terasa Lemas

Pada beberapa kasus, infeksi yang parah dapat memicu respon sistem imun sehingga menyebabkan demam, sakit kepala ringan, atau tubuh terasa letih.

Baca juga: Gigi Keropos: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Cara Mengobati Gusi Bengkak Bernanah

gusi bengkak bernanah 2

Mengobati gusi bengkak bernanah tidak bisa hanya mengandalkan pereda nyeri. Inti masalahnya adalah infeksi bakteri, dan itu harus dibersihkan hingga tuntas. Berikut langkah-langkah aman yang bisa dilakukan:

1. Kumur Air Garam Hangat

Air garam membantu meredakan peradangan dan membersihkan bakteri di permukaan. Sensasinya hangat, sedikit perih, tapi cukup membantu mengurangi bengkak.

2. Kompres Dingin di Area Pipi

Tempelkan kompres dingin di bagian pipi dekat gusi yang sakit. Ini membantu mengurangi pembengkakan dan meredakan nyeri sementara.

3. Minum Obat Pereda Nyeri yang Aman

Obat seperti ibuprofen atau paracetamol dapat membantu mengurangi rasa sakit. Namun ini hanya solusi sementara, bukan penyembuhan infeksi.

4. Jangan Memencet atau Mengeluarkan Nanah Sendiri

Tindakan ini berpotensi membuat bakteri menyebar lebih luas dan memperparah infeksi.

5. Jaga Kebersihan Mulut

Tetap sikat gigi dua kali sehari, gunakan benang gigi, dan hindari area yang sangat nyeri. Upaya lembut dan rutin membantu mencegah infeksi bertambah parah.

6. Perawatan Profesional di Dokter Gigi

Dokter gigi dapat membersihkan sumber infeksi, mengeluarkan nanah dengan prosedur steril, memberikan antibiotik jika diperlukan, dan menangani masalah gigi atau akar yang menjadi penyebabnya. Infeksi bernanah tidak akan sembuh total tanpa perawatan profesional.

Jika kondisi sudah cukup parah atau tidak membaik dengan perawatan rumahan, pertimbangkan untuk berkonsultasi di klinik gigi terbaik di BSD untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: Obat Gusi Bengkak: Dari yang Alami Sampai Resep Dokter

Kapan Harus Menghubungi Dokter Gigi

Ada beberapa kondisi yang menandakan bahwa infeksinya sudah cukup serius dan butuh penanganan segera. Anda perlu segera menemui dokter gigi jika mengalami kondisi berikut!

1. Nyeri Tidak Berkurang Setelah 2 Hari

Jika sudah mencoba cara rumahan tapi rasa sakit tetap berdenyut atau makin parah, ini tanda infeksinya aktif dan butuh perawatan dokter.

2. Bengkak Semakin Besar

Pembengkakan yang makin terlihat, terutama sampai membuat pipi tampak menonjol atau wajah menjadi asimetris, adalah tanda bahaya.

3. Keluar Nanah Terus-Menerus

Nanah yang terus muncul atau meninggalkan rasa pahit di mulut menandakan infeksi yang belum tertangani.

4. Demam atau Badan Terasa Sangat Lemas

Ini menunjukkan tubuh sedang melawan infeksi berat. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan.

5. Sulit Membuka Mulut atau Mengunyah

Ini bisa mengarah pada infeksi yang menyebar ke jaringan lebih dalam, dan perlu ditangani segera.

6. Gusi Berdarah Parah atau Terjadi Pembengkakan di Area Lain

Infeksi yang menyebar ke rahang, leher, atau menyebabkan kesulitan menelan adalah keadaan darurat yang harus diperiksa segera.

Baca juga: Obat Gusi Bengkak: Dari yang Alami Sampai Resep Dokter

Kesimpulan

Merawat kebersihan mulut setiap hari adalah langkah paling dasar untuk mencegah kondisi seperti gusi bengkak bernanah. Menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan sela gigi, dan memastikan area gusi tetap bebas plak dapat membantu menjaga jaringan gusi tetap kuat.

Kebiasaan kecil seperti membatasi makanan manis dan rutin berkumur dengan obat kumur antiseptik juga berperan besar dalam menekan risiko infeksi. Semakin terjaga kebersihan mulut, semakin kecil kemungkinan bakteri berkembang dan memicu peradangan.

Pemeriksaan berkala ke dokter gigi sangat disarankan agar kondisi mulut bisa dipantau lebih awal. Infeksi gusi sering kali berkembang tanpa gejala yang terasa jelas pada tahap awal, sehingga pemeriksaan rutin membantu mencegah masalah yang lebih berat.

Mengabaikan gusi bernanah dapat memperburuk infeksi dan memengaruhi kesehatan jaringan lain di sekitarnya. Penanganan dini jauh lebih aman dan efektif dibanding menunggu rasa sakit menjadi tidak tertahankan.

Jika Anda mulai merasakan nyeri berdenyut, pembengkakan yang tidak kunjung mereda, atau muncul cairan berwarna putih kekuningan pada gusi, segera konsultasikan kondisi Anda.

Anda dapat menghubungi Klinik gigi Signature Dental Care BSD melalui whatsapp pada tautan ini untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan penanganan yang tepat.

Tim profesional kami siap membantu memulihkan kesehatan gusi Anda dengan perawatan yang aman dan nyaman.

Jika Anda ingin mengetahui artikel lain yang serupa dengan Gusi Bengkak Bernanah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya Anda dapat mengunjungi kategori Kesehatan Gigi.

drg. Benedicta Gisela Camay Octivanny, MARS

Biasa dipanggil drg. Gisela Camay, dikenal sebagai dokter gigi yang aktif menangani perawatan estetik dan restoratif harian, dengan pengalaman klinis di Signature Dental Care serta latar pendidikan kedokteran gigi dari Universitas Trisakti dan Magister Administrasi Rumah Sakit di Universitas Pelita Harapan

Related posts :

Go up