Self Ligating Braces: Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya

self ligating braces 1

Self ligating braces adalah jenis kawat gigi yang menggunakan mekanisme pengikat otomatis pada bracket-nya, tanpa memerlukan karet ligatur atau pita pengikat seperti pada braces biasa.

Pada braces ini, bracket dilengkapi dengan sistem yang memungkinkan kawat gigi untuk tetap terpasang dengan sendirinya. Hal ini memberikan sejumlah keuntungan, seperti mengurangi gesekan dan mempercepat proses pergerakan gigi.

Dengan teknologi yang lebih canggih, Self ligating braces menawarkan pengalaman perawatan yang lebih nyaman dan efisien bagi pasien yang membutuhkan perawatan ortodontik.

Berbeda dengan braces biasa yang menggunakan karet atau pita pengikat untuk menahan kawat pada bracket, Self-Ligating Braces menawarkan keunggulan dalam hal kenyamanan dan efisiensi waktu.

Pada braces biasa, penggantian karet pengikat sering kali dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan frekuensi kunjungan ke dokter gigi lebih sering.

Sebaliknya, dengan self-ligating braces, pasien bisa merasakan pengurangan gesekan, yang berarti lebih sedikit rasa sakit, serta kunjungan yang lebih jarang karena penyesuaian yang lebih sedikit. Selain itu, braces ini dapat memberikan hasil yang lebih cepat dibandingkan dengan braces biasa pada banyak kasus.

Tren penggunaan Self-Ligating Braces semakin meningkat di kalangan pasien ortodontik, terutama karena manfaat yang ditawarkannya dari sisi kenyamanan dan kecepatan hasil. Banyak orang yang menginginkan alternatif yang lebih estetis dan praktis kini beralih ke jenis braces ini.

Selain itu, dengan teknologi yang semakin berkembang, biaya pemasangan self ligating braces menjadi lebih terjangkau, membuatnya semakin populer di berbagai kalangan.

Meskipun masih ada beberapa tantangan dalam memilih jenis perawatan yang tepat, self-ligating braces kini dianggap sebagai solusi yang efektif dan nyaman bagi mereka yang ingin merapikan gigi dengan cara yang lebih modern.

Table

Apa Itu Self Ligating Braces?

Self ligating braces adalah jenis kawat gigi yang menggunakan sistem pengikat otomatis untuk menahan kawat ortodontik di bracket, tanpa memerlukan karet ligatur atau pita pengikat seperti pada braces biasa. Pada self-ligating braces, bracket dilengkapi dengan mekanisme built-in berupa pintu kecil atau klip yang dapat membuka dan menutup untuk menahan kawat gigi secara langsung.

Teknologi ini memungkinkan kawat gigi bergerak dengan lebih bebas dan efisien, tanpa adanya gesekan yang sering terjadi pada sistem kawat gigi biasa. Dengan sistem ini, proses pergerakan gigi bisa lebih cepat, dan pasien merasakan kenyamanan yang lebih tinggi selama perawatan ortodontik.

Mekanisme kerja self ligating braces sangat berbeda dengan braces biasa. Pada braces biasa, karet atau pita pengikat digunakan untuk menahan kawat pada setiap bracket di gigi.

Sementara pada self-ligating braces, setiap bracket dilengkapi dengan mekanisme pengunci otomatis, seperti klip atau pintu kecil yang bisa dibuka dan ditutup. Mekanisme ini memungkinkan kawat bergerak dengan lebih leluasa, meminimalkan gesekan antara kawat dan bracket.

Dengan gesekan yang lebih sedikit, gigi bisa bergerak lebih cepat dan lebih efektif menuju posisi yang diinginkan. Selain itu, mekanisme ini juga mengurangi kebutuhan untuk penyesuaian yang sering, sehingga mengurangi frekuensi kunjungan ke dokter gigi.

Cara kerja bracket dan kawat pada self igating braces

Pada self ligating braces, bracket dan kawat bekerja bersama untuk memindahkan gigi dengan cara yang lebih efisien. Bracket yang terpasang pada gigi memiliki mekanisme klip atau pintu otomatis yang mengunci kawat ortodontik tanpa membutuhkan karet atau pita tambahan.

Kawat ini berfungsi untuk memberikan tekanan yang diperlukan untuk memindahkan gigi ke posisi yang lebih baik. Karena sistem pengikat otomatis ini mengurangi gesekan, tekanan yang diterapkan pada gigi menjadi lebih konstan dan halus, sehingga proses pemindahan gigi lebih cepat dan lebih nyaman.

Selain itu, bracket jenis ini biasanya lebih kecil dan lebih estetis dibandingkan dengan bracket biasa, sehingga memberikan tampilan yang lebih rapi dan tidak terlalu mencolok.

Salah satu keunggulan utama dari self ligating braces adalah bahwa sistem ini tidak memerlukan karet ligatur atau pita pengikat untuk menahan kawat pada bracket.

Pada braces biasa, karet ligatur seringkali menimbulkan gesekan, yang dapat memperlambat pergerakan gigi dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien. Karet ini juga bisa mudah kotor dan berubah warna, membuatnya kurang estetis.

Dengan self-ligating braces, karena kawat diikat secara otomatis oleh mekanisme dalam bracket, tidak ada karet yang perlu diganti atau dibersihkan, yang memudahkan perawatan sehari-hari dan membuat proses perawatan menjadi lebih higienis.

Ini juga memungkinkan proses penyesuaian yang lebih cepat dan lebih nyaman bagi pasien, karena tidak perlu mengganti karet di setiap kunjungan.

Baca juga: Risiko Behel Fashion dan Bedanya dengan Behel Perawatan

Jenis Self Ligating Braces

Self-ligating braces terbagi menjadi dua jenis utama: aktif (open self-ligating) dan pasif (passive self-ligating). Kedua jenis ini memiliki mekanisme kerja yang serupa, yaitu menggunakan sistem pengikat otomatis untuk menahan kawat pada bracket, namun cara kerjanya sedikit berbeda.

Pemilihan antara jenis aktif atau pasif tergantung pada kondisi dan kebutuhan ortodontik pasien.

Self Ligating Braces Aktif (Open Self Ligating)

Self-ligating braces aktif (open self-ligating) dirancang untuk memberikan sedikit ruang atau tekanan tambahan pada kawat, yang memungkinkan pergerakan gigi yang lebih cepat dan lebih kuat.

Pada jenis ini, bracket memiliki sistem yang memberikan tekanan pada kawat ortodontik, mendorongnya untuk bergerak lebih banyak.

Bracket aktif umumnya digunakan pada tahap awal perawatan ortodontik atau pada pasien yang membutuhkan pergerakan gigi yang lebih cepat untuk memperbaiki masalah gigi yang lebih besar, seperti gigi yang terlalu banyak atau terlalu sedikit ruang.

Jenis ini sering digunakan ketika ada kebutuhan untuk "mendorong" gigi lebih banyak dalam waktu yang relatif singkat.

Self-Ligating Braces Pasif (Passive Self-Ligating)

Self-ligating braces pasif (passive self-ligating) memiliki mekanisme yang lebih ringan, di mana bracket dirancang untuk memberi sedikit atau bahkan tidak ada tekanan pada kawat.

Jenis ini lebih sering digunakan ketika gigi sudah berada dalam posisi yang lebih dekat dengan tujuan akhir dan pergerakan yang lebih halus diperlukan. Bracket pasif memberikan ruang bagi kawat untuk bergerak tanpa memberi tekanan tambahan, yang sangat cocok untuk mempertahankan posisi gigi setelah pergerakan awal terjadi.

Self-ligating braces pasif umumnya digunakan pada tahap akhir perawatan, ketika pergerakan gigi sudah cukup dekat dengan posisi final dan hanya penyesuaian kecil yang diperlukan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Baca juga: Gigi Palsu Lepasan: Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya

Keunggulan Self Ligating Braces

Self-Ligating Braces menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan dengan kawat gigi biasa. Berbagai manfaat ini menjadikannya pilihan yang menarik bagi banyak pasien yang mencari alternatif ortodontik yang lebih nyaman dan efektif.

Berikut adalah beberapa keunggulan utama yang dimiliki oleh Self-Ligating Braces:

1. Perawatan Lebih Cepat dan Efisien

Salah satu keunggulan terbesar dari Self-Ligating Braces adalah kemampuannya untuk mempercepat proses perawatan ortodontik. Karena sistem pengikat otomatis mengurangi gesekan antara bracket dan kawat, pergerakan gigi menjadi lebih efisien.

Hal ini memungkinkan gigi bergerak lebih cepat ke posisi yang diinginkan dibandingkan dengan sistem braces biasa, yang lebih sering terhambat oleh gesekan dari karet ligatur.

Sebagai hasilnya, pasien biasanya dapat mencapai hasil yang lebih cepat dalam waktu yang lebih singkat.

2. Rasa Nyaman Lebih Tinggi Karena Tidak Ada Gesekan dari Karet Pengikat

Pada braces biasa, penggunaan karet pengikat untuk menahan kawat dapat menyebabkan gesekan yang membuat perawatan terasa lebih tidak nyaman.

Namun, self ligating braces tidak memerlukan karet ligatur atau pita pengikat, yang berarti tidak ada gesekan berlebihan antara kawat dan bracket.

Ini secara signifikan mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan yang biasanya dirasakan pasien, terutama setelah penyesuaian kawat. Dengan kurangnya gesekan, pasien dapat menikmati perawatan yang lebih nyaman dan lebih sedikit rasa sakit selama proses perawatan.

3. Pengurangan Frekuensi Kunjungan ke Dokter Gigi

Karena sistem pengikat otomatis pada Self-Ligating Braces mengurangi kebutuhan untuk sering melakukan penyesuaian atau pergantian karet, pasien biasanya perlu mengunjungi dokter gigi atau ortodontis lebih sedikit.

Pada braces biasa, karet pengikat perlu diganti secara berkala, dan ini sering memerlukan kunjungan rutin ke dokter gigi. Dengan self ligating braces, penyesuaian yang lebih jarang dilakukan karena bracket yang lebih stabil dan proses pergerakan gigi yang lebih efisien, memungkinkan pasien untuk memiliki jadwal kunjungan yang lebih longgar dan praktis.

4. Tampilan yang Lebih Estetis (Terutama dengan Tipe Transparan)

Self-Ligating Braces cenderung memiliki tampilan yang lebih estetis dibandingkan dengan braces biasa. Banyak model sel ligating braces yang tersedia dalam bahan transparan atau keramik, yang membuatnya lebih sulit terlihat daripada kawat gigi metalik biasa.

Ini membuatnya menjadi pilihan populer bagi pasien yang mengutamakan penampilan selama perawatan ortodontik, terutama bagi remaja dan dewasa yang ingin menjaga penampilan mereka tetap rapi dan alami. Dengan desain yang lebih kecil dan estetis, Self-Ligating Braces lebih nyaman untuk digunakan dalam situasi sosial.

5. Minim Rasa Sakit dan Tekanan pada Gigi

Salah satu alasan mengapa banyak orang memilih Self ligating braces adalah karena mereka menyebabkan lebih sedikit rasa sakit dan tekanan pada gigi dibandingkan dengan kawat gigi biasa.

Sistem pengikat otomatis yang ada pada self ligating Braces memungkinkan pergerakan gigi lebih halus, dengan tekanan yang lebih merata dan konstan.

Karena kawat dapat bergerak lebih bebas dalam bracket, ini mengurangi tekanan yang sering menyebabkan rasa sakit pada perawatan braces biasa.

Pasien dapat merasa lebih nyaman sepanjang perawatan, dengan lebih sedikit ketidaknyamanan, baik setelah penyesuaian atau selama perawatan secara keseluruhan.

Kekurangan Self Ligating Braces

self ligating braces 2

Meskipun Self-Ligating Braces menawarkan berbagai keunggulan, ada juga beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih jenis perawatan ortodontik ini. Berikut adalah beberapa kekurangan utama dari self ligating braces:

1. Biaya yang Lebih Tinggi Dibandingkan dengan Braces Biasa

Salah satu kekurangan terbesar dari Self-Ligating Braces adalah biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan braces biasa. Karena teknologi yang digunakan lebih canggih dan proses pembuatan bracket yang lebih kompleks, harga pemasangan Self-Ligating Braces umumnya lebih mahal.

Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang kurang terjangkau bagi sebagian pasien, terutama bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas. Meskipun biaya perawatan ini sering kali sebanding dengan manfaat yang diperoleh, biaya awal yang lebih tinggi dapat menjadi kendala bagi sebagian orang.

2. Tidak Cocok untuk Semua Kasus Ortodontik, Terutama yang Kompleks

Meskipun Self-Ligating Braces efektif untuk banyak kasus ortodontik, mereka tidak selalu cocok untuk semua jenis perawatan.

Pada beberapa kasus ortodontik yang lebih kompleks, seperti ketika gigi membutuhkan pergerakan besar atau pergeseran yang lebih signifikan, braces biasa atau metode ortodontik lain mungkin lebih efektif.

Self ligating Braces dirancang untuk pergerakan gigi yang lebih halus dan bertahap, sehingga untuk kasus yang memerlukan perubahan besar dalam posisi gigi atau rahang, teknik lain mungkin diperlukan untuk mencapai hasil yang optimal.

Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter gigi atau ortodontis untuk menentukan apakah Self-Ligating Braces cocok untuk kondisi spesifik Anda.

3. Mungkin Memerlukan Penyesuaian lebih banyak dalam Beberapa Kasus

Meskipun Self-Ligating Braces biasanya mengurangi frekuensi penyesuaian yang diperlukan dibandingkan dengan braces biasa, dalam beberapa kasus, penyesuaian tambahan mungkin tetap diperlukan.

Pada pasien dengan masalah gigi yang lebih rumit atau saat pergerakan gigi tidak berjalan seperti yang diharapkan, Self-Ligating Braces mungkin memerlukan lebih banyak penyesuaian untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Meskipun ini jarang terjadi, tetapi perawatan tambahan ini dapat menambah waktu perawatan dan ketidaknyamanan bagi pasien.

Pasien juga mungkin perlu lebih sering memantau kondisi gigi mereka untuk memastikan bahwa sistem pengikat otomatis berfungsi dengan baik.

Baca juga: 4 Rekomendasi Tempat Pasang Behel Gigi BSD Terbaik

Perbedaan Self Ligating Braces dengan Braces Biasa

Saat mempertimbangkan perawatan ortodontik, pasien sering dihadapkan pada pilihan antara Self-Ligating Braces dan braces biasa.

Meskipun keduanya bertujuan untuk merapikan gigi, masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan yang perlu dipertimbangkan.

Berikut adalah perbandingan antara kedua jenis braces ini dalam hal keuntungan, kerugian, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan jenis braces yang paling tepat.

Keuntungan Self Ligating Braces:

  • Perawatan lebih cepat dan efisien: Karena mengurangi gesekan antara kawat dan bracket, Self-Ligating Braces memungkinkan pergerakan gigi lebih cepat. Hal ini bisa mempersingkat durasi perawatan secara keseluruhan.
  • Kenyamanan lebih tinggi: Tanpa karet ligatur atau pita pengikat, pasien merasa lebih nyaman karena tidak ada gesekan yang menyebabkan iritasi atau ketidaknyamanan.
  • Frekuensi kunjungan lebih sedikit: Karena penyesuaian yang lebih jarang diperlukan, pasien bisa mengunjungi dokter gigi lebih sedikit dibandingkan dengan braces biasa.
  • Estetika lebih baik: Banyak pilihan Self-Ligating Braces yang transparan atau terbuat dari bahan keramik, sehingga lebih estetis dan tidak mencolok seperti kawat gigi metalik.
  • Minim rasa sakit: Dengan tekanan yang lebih merata dan konstan, rasa sakit akibat penyesuaian lebih sedikit dibandingkan dengan braces biasa.

Kerugian Self Ligating Braces:

  • Biaya lebih tinggi: Self-Ligating Braces cenderung lebih mahal daripada braces biasa, yang bisa menjadi faktor pembatas bagi sebagian orang.
  • Tidak cocok untuk semua kasus: Untuk masalah ortodontik yang lebih kompleks, braces biasa mungkin lebih efektif. Self-Ligating Braces lebih cocok untuk kasus dengan pergerakan gigi yang lebih ringan hingga sedang.
  • Perawatan lebih sedikit, tapi penyesuaian lebih banyak dalam beberapa kasus: Meskipun umumnya penyesuaian lebih jarang, dalam kasus tertentu dengan pergerakan gigi yang lebih rumit, mungkin masih perlu penyesuaian lebih sering.

Keuntungan Braces Biasa:

  • Lebih murah: Braces biasa umumnya lebih terjangkau daripada Self-Ligating Braces, membuatnya menjadi pilihan lebih ramah anggaran bagi banyak pasien.
  • Cocok untuk kasus yang lebih kompleks: Braces biasa lebih fleksibel dan bisa lebih efektif dalam menangani kasus ortodontik yang lebih sulit, seperti masalah dengan pergeseran rahang atau gigi yang sangat miring.
  • Mudah diakses: Karena sudah lama digunakan, braces biasa tersedia hampir di semua klinik ortodontik dengan berbagai pilihan harga dan jenis.

Kerugian Braces Biasa:

  • Perawatan lebih lama: Dengan gesekan yang lebih tinggi antara kawat dan bracket, braces biasa cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk merapikan gigi.
  • Ketidaknyamanan lebih tinggi: Penggunaan karet pengikat menyebabkan lebih banyak gesekan, yang bisa menyebabkan iritasi dan rasa sakit lebih sering, terutama setelah penyesuaian.
  • Lebih sering ke dokter gigi: Karena karet ligatur perlu diganti secara berkala, pasien dengan braces biasa harus melakukan kunjungan lebih sering untuk perawatan dan penyesuaian.

Mana yang Lebih Cocok untuk Berbagai Jenis Masalah Gigi?

  • Self-Ligating Braces: Lebih cocok untuk pasien yang memiliki masalah gigi ringan hingga sedang, seperti gigi yang sedikit berjejal atau jarak antar gigi yang tidak merata. Mereka juga ideal untuk pasien yang ingin proses perawatan lebih cepat dan lebih nyaman. Namun, jika ada masalah yang lebih kompleks, seperti pergeseran rahang atau gigi yang membutuhkan pergerakan besar, braces biasa mungkin lebih efektif.
  • Braces Biasa: Biasanya lebih disarankan untuk pasien dengan masalah gigi yang lebih serius atau kompleks. Braces biasa mampu menangani pergerakan gigi yang lebih besar dan lebih presisi, serta bisa lebih efektif dalam menangani kasus pergeseran rahang atau gigi yang sangat miring.

Faktor-faktor yang Memengaruhi Pemilihan Jenis Braces

  • Jenis dan kompleksitas masalah ortodontik: Jika masalah gigi cukup sederhana, seperti gigi berjejal ringan, Self-Ligating Braces mungkin sudah cukup efektif. Namun, untuk kasus yang lebih rumit, seperti pergeseran rahang atau masalah besar lainnya, braces biasa mungkin lebih cocok.
  • Anggaran: Self-Ligating Braces biasanya lebih mahal, jadi anggaran menjadi faktor penting dalam memilih jenis braces. Bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas, braces biasa sering menjadi pilihan yang lebih ekonomis.
  • Keinginan estetika: Pasien yang menginginkan pilihan yang lebih estetis, terutama orang dewasa atau remaja, lebih cenderung memilih Self-Ligating Braces karena banyak pilihan yang transparan atau keramik. Braces biasa lebih terlihat, meskipun ada pilihan keramik, namun biayanya sering lebih tinggi.
  • Waktu yang tersedia: Pasien yang ingin menyelesaikan perawatan lebih cepat mungkin lebih memilih Self-Ligating Braces, karena sistem pengikat otomatis memungkinkan pergerakan gigi lebih cepat dan perawatan yang lebih efisien.
  • Kenyamanan: Jika kenyamanan dan rasa sakit selama perawatan menjadi perhatian utama, Self-Ligating Braces lebih unggul karena mengurangi gesekan dan tekanan pada gigi.

Baca juga: Berapa Biaya Bleaching Gigi BSD? Ini Kisaran Harganya

Harga Self Ligating Braces

Memilih Self-Ligating Braces sebagai solusi untuk perawatan ortodontik adalah keputusan penting, terutama karena biaya perawatan yang mungkin lebih tinggi dibandingkan dengan kawat gigi biasa.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan harga Self-Ligating Braces di Indonesia:

1. Rata-Rata Biaya Pemasangan Self-Ligating Braces di Indonesia

Rata-rata biaya pemasangan Self-Ligating Braces di Indonesia dapat bervariasi, tetapi secara umum, biaya tersebut berkisar antara Rp 10.000.000 hingga Rp 45.000.000 untuk seluruh perawatan.

Biaya ini mencakup pemasangan awal, pemeriksaan rutin, dan penyesuaian yang diperlukan selama masa perawatan. Namun, harga bisa lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada faktor-faktor tertentu, seperti lokasi klinik, pengalaman ortodontis, dan merek Self-Ligating Braces yang digunakan.

2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga

Beberapa faktor yang memengaruhi harga pemasangan Self-Ligating Braces di Indonesia antara lain:

Lokasi Klinik: Klinik ortodontik yang berada di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Bali cenderung memiliki biaya lebih tinggi dibandingkan dengan yang ada di kota kecil atau daerah lainnya. Hal ini disebabkan oleh biaya operasional yang lebih tinggi dan permintaan yang lebih besar di kota besar.

  • Pengalaman Dokter: Dokter gigi yang lebih berpengalaman dan memiliki reputasi yang baik biasanya mematok harga lebih tinggi karena mereka menawarkan keahlian dan kualitas perawatan yang lebih terjamin. Pasien yang mencari hasil maksimal sering kali memilih ortodontis yang lebih berpengalaman.
  • Merek Braces: Tersedia berbagai merek untuk Self-Ligating Braces, mulai dari merek lokal hingga internasional. Merek dengan reputasi lebih tinggi atau teknologi lebih maju biasanya akan lebih mahal.
  • Durasi Perawatan: Rata-rata durasi perawatan dengan Self-Ligating Braces adalah sekitar 12 hingga 24 bulan, tergantung pada kompleksitas masalah gigi. Durasi perawatan yang lebih lama bisa meningkatkan biaya karena lebih banyak penyesuaian yang diperlukan.

3. Apakah Ada Biaya Tambahan untuk Pemeriksaan Rutin dan Penyesuaian Braces?

Biaya untuk Self-Ligating Braces sering kali mencakup pemeriksaan rutin dan penyesuaian awal. Namun, beberapa klinik mungkin mengenakan biaya tambahan untuk penyesuaian lebih lanjut atau pemeriksaan tambahan yang dilakukan di luar jadwal reguler.

Sebagai contoh, jika pasien membutuhkan penyesuaian lebih sering karena masalah tertentu atau kesulitan dalam perawatan, biaya tambahan mungkin dikenakan. Pastikan untuk mengonfirmasi dengan klinik apakah biaya pemeriksaan dan penyesuaian termasuk dalam paket perawatan awal atau tidak.

Baca juga: Invisalign Gigi: Pembahasan Lengkap dan Bedanya dengan Behel

Kesimpulan

Self-Ligating Braces menawarkan berbagai keunggulan, seperti perawatan yang lebih cepat, kenyamanan yang lebih tinggi, serta tampilan yang lebih estetis, menjadikannya pilihan menarik bagi banyak pasien yang ingin merapikan gigi dengan cara yang lebih efisien dan nyaman.

Namun, biaya yang lebih tinggi dan ketidakcocokan untuk beberapa kasus ortodontik yang kompleks tetap menjadi pertimbangan penting. Selain itu, meskipun braces biasa lebih terjangkau, mereka memerlukan waktu perawatan yang lebih lama dan kunjungan yang lebih sering ke dokter gigi.

Pemilihan antara Self-Ligating Braces dan braces biasa sangat bergantung pada kebutuhan dan kondisi spesifik gigi setiap pasien.

Untuk kasus yang lebih sederhana atau bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan dan estetika, Self-Ligating Braces bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Sebaliknya, jika perawatan ortodontik yang lebih kompleks dibutuhkan, braces biasa mungkin lebih sesuai. Konsultasi langsung dengan ortodontis akan membantu Anda menentukan pilihan terbaik untuk mencapai hasil yang optimal.

Jika Anda tertarik untuk memasang self ligating braces atau behel gigi biasa, kami di klinik gigi di BSD, Signature Dental Care siap memberikan konsultasi dan perawatan terbaik yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Kami memiliki tim ortodontis berpengalaman yang dapat membantu Anda mendapatkan senyum impian dengan nyaman dan efektif. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui WhatsApp melalui tautan ini untuk informasi lebih lanjut atau untuk membuat janji.

Kami siap membantu Anda mencapai hasil yang Anda inginkan dengan layanan yang ramah dan profesional!

Jika Anda ingin mengetahui artikel lain yang serupa dengan Self Ligating Braces: Kelebihan, Kekurangan, dan Harganya Anda dapat mengunjungi kategori Perawatan Gigi.

drg. Anita Agustin

drg. Anita menyelesaikan studi kedokteran gigi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti dengan predikat cum laude pada tahun 2014. Selama masa studinya, ia pernah meraih beasiswa sebagai pencapaian penulisan makalah terbaik tentang xylitol dan, bersama timnya, meraih juara 3 untuk proposal riset mahasiswa dalam acara Dies Natalis.

Related posts :

Go up