Pengertian Ortodonti dan Bedanya dengan Dokter Gigi Umum

Pengertian Ortodonti 1

Dokter gigi spesialis ortodonti adalah dokter gigi yang terlatih untuk mendiagnosis, mencegah, dan menangani ketidakteraturan pada gigi dan rahang.

Mereka memperbaiki kondisi yang sudah ada dan terlatih untuk mengidentifikasi masalah yang mungkin timbul di masa depan. Dokter gigi spesialis ortodonti melayani pasien dari segala usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Orang sering mengaitkan senyuman yang sempurna dengan kesehatan fifi yang baik. Memang benar—kesehatan mulut Anda memainkan peran penting dalam kesejahteraan Anda secara keseluruhan.

Maloklusi, atau gigi yang tidak sejajar, dapat menyebabkan masalah gigi, termasuk kerusakan gigi, penyakit gusi, dan kesulitan atau rasa sakit saat mengunyah.

Pada artikel kali ini kita akan membahas pengertian, peran, dan tugas seorang dokter gigi ortodonti serta bedanya dengan dokter gigi umum.

Table

Apa yang Dilakukan oleh Seorang Dokter Gigi Spesialis Ortodonti?

Dokter gigi spesialis ortodonti menggunakan alat-alat gigi tetap dan lepas pasang, seperti kawat gigi, retainer, dan band, untuk mengubah posisi gigi di dalam mulut Anda. Perawatan ortodonti ditujukan untuk mengatasi kelainan gigi, termasuk:

  • Gigi yang tidak rapi
  • Masalah gigitan, seperti overbite atau underbite
  • Gigi yang berjejal atau terlalu berjauhan
  • Ketidaksejajaran rahang

Tujuan perawatan ortodontik adalah untuk memperbaiki gigitan Anda. Gigi yang lurus dan berjarak merata akan sejajar dengan gigi lawan di rahang Anda.

Gigitan yang sehat memastikan Anda dapat makan, mengunyah, dan berbicara dengan benar. Meskipun Anda mungkin menganggap dokter gigi ortodontis terutama untuk anak-anak atau remaja yang membutuhkan kawat gigi, mereka dapat memperbaiki masalah gigi pada usia berapa pun.

Baca juga: Pasak Gigi: Jenis, Prosedur Pemasangan, dan Manfaatnya

Perbedaan Dokter Gigi Umum dengan Spesialis Ortodonti

Dokter gigi umum (dentist) adalah dokter yang menangani permasalahan medis yang luas, berhubungan dengan gigi, gusi, rahang, dan bagian mulut lainnya. Dentist menangani permasalahan gigi yang umum atau general, sementara sementara dokter gigi spesialis ortodonti (Sp.Ort) adalah dokter gigi yang mengambil pendidikan spesialisasi 3-4 tahun tambahan untuk khusus memperbaiki posisi gigi, rahang, dan gigitan yang tidak rapi (behel/aligner)

Sebenarnya spesialis di bidang kedokteran gigi ini bukan hanya orthodontist saja, ada banyak spesialis lainnya dalam bidang kesehatan gigi seperti periodontist yang menangani penyakit pada jaringan sekitar gigi; endodontist yang menangani saluran akar dan rongga pulpa pada gigi; dan prostodontist yang menangani gigi palsu dan restorasi gigi.

Baca juga: Sikat Gigi Berapa Kali Sehari? Ini Penjelasan Dokter Gigi

Alasan Mengunjungi Dokter Gigi Spesialis Ortodonti

Ketidaksejajaran gigi, atau maloklusi, adalah alasan paling umum orang mengunjungi dokter gigi spesialis ortodonti. Kondisi ini bersifat genetik dan disebabkan oleh perbedaan ukuran antara rahang atas dan bawah atau antara rahang dan gigi.

Maloklusi dapat menyebabkan gigi berjejal, bentuk rahang yang tidak normal, atau pola gigitan yang tidak teratur. Maloklusi biasanya diatasi dengan:

Kawat gigi atau alat ortodontik

Ortodontis Anda akan memasang ikatan berbentuk persegi dari logam, keramik, atau plastik pada gigi Anda. Seperangkat kawat atau pegas akan memberikan tekanan dan menggerakkan gigi Anda agar sejajar.

Jika Anda hanya mengalami maloklusi ringan, Anda mungkin dapat menggunakan kawat gigi transparan, yang disebut aligner, sebagai pengganti kawat gigi tradisional. Beberapa orang memerlukan headgear untuk membantu menggerakkan gigi agar sejajar dengan tekanan dari luar mulut.

Setelah menggunakan kawat gigi atau aligner, Anda perlu memakai retainer. Retainer adalah alat khusus yang menjaga gigi Anda tetap pada posisinya.

Expander langit-langit membantu melebarkan rahang atas Anda. Alat ini paling sering digunakan pada anak-anak. Alat ini dapat menciptakan ruang ekstra di dalam mulut tanpa harus mencabut gigi.

Bedah ortognatik

Jika Anda memiliki underbite atau overbite yang parah, Anda mungkin memerlukan bedah ortognatik (juga disebut bedah ortodontik) untuk memperpanjang atau memperpendek rahang Anda.

Ahli ortodontik menggunakan kawat, sekrup bedah, atau pelat untuk menopang tulang rahang Anda. Anda hanya akan menjalani operasi rahang jika pertumbuhan Anda sudah selesai dan perawatan ortodontik lainnya tidak berhasil.

Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan ahli ortodontik jika Anda mengalami:

  • Gigi berjejal atau tidak cukup ruang untuk semua gigi Anda
  • Overbite, ketika gigi atas menutupi gigi bawah
  • Underbite, ketika gigi bawah terlalu maju ke depan
  • Jarak antar gigi atau masalah celah
  • Crossbite, yaitu ketika gigi atas berada di belakang gigi bawah saat mulut tertutup
  • Open bite atau celah vertikal antara gigi depan bawah dan atas
  • Midline yang tidak sejajar, yaitu ketika pusat gigi bawah dan atas tidak sejajar

Baca juga: Kapan Kapas Boleh Dilepas Setelah Cabut Gigi? Ini Penjelasan Dokter Gigi

Manfaat Perawatan Ortodontik

Memperbaiki maloklusi gigi dapat:

  • Memudahkan proses menggigit, mengunyah, dan berbicara
  • Meningkatkan simetri wajah dan penampilan Anda secara keseluruhan
  • Mengurangi nyeri akibat gangguan sendi temporomandibular
  • Memisahkan gigi Anda dan memudahkan pembersihan, membantu mencegah kerusakan gigi atau lubang gigi

Tugas dan Tanggung Jawab Orthodontist

Pengertian Ortodonti 2

Orthodontist adalah dokter gigi spesialis yang memiliki peran penting dalam merawat masalah gigi dan rahang, terutama yang berkaitan dengan kecocokan gigitan dan estetika.

Mereka melakukan berbagai perawatan yang dirancang untuk memperbaiki posisi gigi dan memastikan kesehatan mulut secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa tugas utama yang dijalankan oleh seorang orthodontist.

Mengidentifikasi dan Merawat Masalah Gigitan dan Kecocokan Gigi

Salah satu tugas utama seorang orthodontist adalah mengidentifikasi masalah gigitan dan kecocokan gigi pada pasien. Masalah seperti gigi yang tumpang tindih, gigi atas yang menonjol, atau ketidaksejajaran gigi bisa mengganggu kenyamanan dan kesehatan gigi.

Orthodontist akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, termasuk penggunaan rontgen, untuk menentukan penyebab masalah dan memilih perawatan yang sesuai untuk memperbaikinya. Diagnosis yang tepat adalah langkah pertama untuk merencanakan perawatan yang efektif.

Penggunaan Alat-Alat Ortodonti

Setelah diagnosis, orthodontist akan memilih alat ortodonti yang tepat untuk pasien. Alat yang paling umum digunakan adalah behel (braces) dan aligner transparan seperti Invisalign.

Behel bekerja dengan memberikan tekanan yang terus menerus pada gigi, memindahkan gigi ke posisi yang lebih baik. Sedangkan aligner transparan lebih estetik dan nyaman, serta sering digunakan untuk perawatan pada pasien dewasa.

Orthodontist juga memberikan instruksi kepada pasien mengenai cara merawat alat tersebut, untuk memastikan perawatan berjalan dengan optimal.

Merancang Rencana Perawatan Sesuai dengan Kondisi Pasien

Orthodontist bertanggung jawab untuk merancang rencana perawatan yang disesuaikan dengan kondisi gigi dan rahang pasien.

Proses ini melibatkan pertimbangan berbagai faktor seperti usia, tingkat keparahan masalah gigi, serta tujuan perawatan pasien, baik dari sisi fungsi maupun estetika.

Setelah mempertimbangkan semua faktor ini, orthodontist akan merancang perawatan yang paling sesuai, baik dengan menggunakan behel atau aligner, dan memberikan estimasi waktu serta tahapan perawatan.

Melakukan Pemantauan dan Perawatan Jangka Panjang

Setelah perawatan dimulai, orthodontist terus memantau kemajuan pasien dengan melakukan pemeriksaan rutin. Selama perawatan, alat ortodonti akan disesuaikan sesuai dengan kebutuhan, misalnya dengan menambah ketegangan pada behel untuk mendorong pergerakan gigi.

Setelah perawatan utama selesai, orthodontist akan memberikan retainer untuk menjaga posisi gigi agar tidak kembali ke posisi semula. Pemantauan jangka panjang ini penting untuk memastikan hasil perawatan tetap terjaga.

Baca juga: 7 Rekomendasi Obat Kumur Antiseptik Rekomendasi Dokter Gigi

Apakah Ada Dokter Spesialis Ortodonti di Signature Dental Care BSD?

Jika Anda mencari perawatan ortodontik yang terpercaya dan profesional, Klinik gigi Signature Dental Care BSD adalah pilihan yang tepat. Klinik kami memiliki dokter gigi spesialis ortodonti berpengalaman yang siap membantu Anda mengatasi berbagai masalah gigi dan rahang, mulai dari ketidaksesuaian gigitan hingga perawatan estetika senyum.

Dengan pendekatan yang ramah dan profesional, kami berkomitmen memberikan perawatan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda, baik itu untuk anak-anak, remaja, atau orang dewasa.

Di Signature Dental Care BSD, kami memahami bahwa setiap pasien memiliki kondisi yang unik, dan karena itu kami merancang rencana perawatan ortodontik yang dipersonalisasi. Dokter spesialis ortodonti kami akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memahami masalah yang Anda hadapi, serta memberikan solusi terbaik, apakah itu dengan behel, aligner transparan, atau alat lainnya. Kami percaya bahwa senyum indah bukan hanya soal penampilan, tetapi juga kesehatan gigi yang lebih baik untuk kualitas hidup Anda.

Jadi, jika Anda merasa khawatir dengan kondisi gigi atau mulut Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan kami di Signature Dental Care BSD.

Tim ahli kami siap mendampingi Anda dalam setiap langkah perjalanan perawatan ortodonti, menjadikan pengalaman Anda nyaman dan penuh kepercayaan diri. Hubungi kami melalui Whatsapp pada tautan ini dan kunjungi kami untuk mendapatkan solusi terbaik bagi senyum sehat dan indah Anda!

Jika Anda ingin mengetahui artikel lain yang serupa dengan Pengertian Ortodonti dan Bedanya dengan Dokter Gigi Umum Anda dapat mengunjungi kategori Perawatan Gigi.

drg. Anita Agustin

drg. Anita menyelesaikan studi kedokteran gigi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti dengan predikat cum laude pada tahun 2014. Selama masa studinya, ia pernah meraih beasiswa sebagai pencapaian penulisan makalah terbaik tentang xylitol dan, bersama timnya, meraih juara 3 untuk proposal riset mahasiswa dalam acara Dies Natalis.

Related posts :

Go up