Tambal Gigi Permanen: Jenis Bahan dan Cara Memilihnya

tambal gigi permanen 1

Sakit gigi karena berlubang sering kali terasa mengganggu, terutama saat makan atau minum. Pada kondisi seperti ini, tambal gigi permanen kerap menjadi solusi yang dipilih agar kerusakan tidak semakin meluas.

Tambal gigi permanen adalah prosedur penutupan lubang gigi menggunakan bahan yang dirancang kuat dan tahan lama setelah jaringan gigi yang rusak dibersihkan dari karies. Berbeda dengan tambalan sementara yang hanya digunakan sebagai pelindung jangka pendek sebelum perawatan lanjutan, tambalan permanen dibuat untuk mengembalikan fungsi kunyah sekaligus melindungi struktur gigi dalam jangka panjang.

Secara umum, tambal gigi permanen dapat bertahan antara 5-15 tahun, tergantung jenis bahan yang digunakan, lokasi gigi, serta kebiasaan perawatan sehari-hari. Dalam beberapa kasus, tambalan bahkan dapat bertahan lebih lama jika kebersihan mulut terjaga dengan baik.

Ada alasan mengapa disebut permanen. Bahan yang digunakan tidak dimaksudkan untuk dilepas atau diganti dalam waktu singkat seperti tambalan sementara. Namun penting dipahami, permanen bukan berarti kebal terhadap kerusakan. Tambalan giginya tetap bisa aus, retak, atau lepas jika kebersihan mulut kurang terjaga atau tekanan kunyah terlalu berat.

Tambal gigi permanen umumnya dibutuhkan ketika terdapat lubang kecil hingga sedang yang belum mencapai saraf, dan dapat dilakukan setelah proses pembersihan karies selesai. Pada tahap inilah tindakan tambal menjadi langkah penting untuk menghentikan kerusakan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih kompleks.

Table

Tanda-Tanda Gigi yang Perlu Tambalan Permanen

Beberapa kondisi berikut dapat menjadi indikasi bahwa gigi memerlukan tambalan permanen untuk mencegah kerusakan lebih lanjut:

Ngilu saat Kena Makanan atau Minuman Panas dan Dingin

Sensasi ngilu yang muncul tiba-tiba saat mengonsumsi minuman dingin, kopi panas, atau makanan manis bisa menjadi tanda lapisan pelindung gigi mulai menipis atau terdapat lubang kecil. Jika keluhan ini muncul berulang, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah sudah terjadi karies yang perlu ditambal.

Nyeri saat Mengunyah Makanan

Rasa sakit atau tidak nyaman ketika menggigit atau mengunyah dapat menandakan adanya kerusakan pada struktur gigi. Lubang yang dibiarkan terlalu lama dapat membuat tekanan kunyah langsung mengenai bagian gigi yang sensitif.

Terlihat Lubang atau Bercak Hitam di Permukaan Gigi

Adanya perubahan warna, noda kehitaman, atau lubang kecil yang terlihat secara kasat mata sering menjadi tanda awal gigi berlubang. Meski terkadang tidak langsung terasa sakit, kondisi ini tetap perlu ditangani agar kerusakan tidak semakin dalam.

Makanan Sering Terselip pada Area Tertentu

Jika makanan mudah tersangkut di satu titik yang sama dan sulit dibersihkan, bisa jadi terdapat celah atau lubang kecil pada gigi. Kondisi ini berisiko mempercepat pertumbuhan bakteri dan memperparah kerusakan.

Apabila tanda-tanda tersebut diabaikan, kerusakan gigi dapat berkembang hingga mencapai saraf dan berujung pada perawatan yang lebih kompleks seperti perawatan saluran akar. Oleh karena itu, deteksi dan penanganan sejak dini menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan gigi dalam jangka panjang.

Baca juga: Tambal Gigi Berlubang: Jenis Tambalan dan Prosesnya

Jenis-Jenis Bahan Tambal Gigi Permanen

tambal gigi permanen 2

Resin Komposit

Salah satu bahan tambal gigi permanen yang paling banyak digunakan saat ini adalah composite resin filling. Bahan ini memiliki warna yang menyerupai gigi asli sehingga memberikan hasil yang lebih natural dan estetis, terutama pada gigi depan.

Resin komposit dapat digunakan untuk lubang kecil hingga sedang, baik di area depan maupun belakang. Proses pemasangannya relatif cepat karena bahan dapat langsung dibentuk dan dikeraskan menggunakan sinar khusus.

Meski demikian, daya tahannya sedikit lebih rendah dibandingkan bahan berbasis logam pada tekanan kunyah yang sangat kuat, dan warnanya dapat berubah seiring waktu apabila kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik. Resin komposit menjadi pilihan ideal bagi pasien yang mengutamakan tampilan alami tanpa terlihat seperti pernah menjalani penambalan.

Bahan ini cocok bagi pasien yang menginginkan hasil natural dengan proses cepat dan biaya relatif terjangkau.

Amalgam (perak)

Tambalan amalgam (perak) termasuk jenis bahan tambal gigi permanen yang telah digunakan selama puluhan tahun dan dikenal memiliki ketahanan sangat baik terhadap tekanan kunyah, khususnya pada gigi belakang. Material ini relatif kuat, awet, serta lebih ekonomis dibandingkan beberapa bahan estetis modern.

Namun, warna metaliknya membuatnya kurang menyatu dengan warna gigi alami sehingga aspek estetika menjadi keterbatasan utama. Saat ini penggunaannya mulai berkurang karena banyak pasien lebih memilih tambalan yang tampak natural.

Amalgam umumnya dipertimbangkan untuk gigi geraham yang tidak terlihat saat tersenyum dan membutuhkan daya tahan maksimal. Pilihan ini lebih menekankan kekuatan dibanding estetika.

Emas

Tambalan emas dikenal sebagai salah satu bahan restorasi paling kuat dan stabil dalam kedokteran gigi. Material ini sangat tahan terhadap tekanan kunyah tinggi, tidak mudah retak, serta dapat bertahan lebih dari 10-15 tahun dengan perawatan yang baik. Selain daya tahannya, emas juga memiliki tingkat presisi yang tinggi karena dibuat melalui proses laboratorium sehingga pas mengikuti bentuk gigi.

Namun, biayanya relatif lebih tinggi dibanding bahan lain, warnanya mencolok, dan pemasangannya biasanya memerlukan lebih dari satu kunjungan. Tambalan emas umumnya dipilih pada kasus tertentu yang membutuhkan ketahanan jangka panjang dan fungsi optimal pada gigi belakang.

Keramik (Porcelain)

Tambalan keramik atau porcelain merupakan bahan restorasi yang menggabungkan kekuatan dan estetika secara seimbang. Material ini dibuat menyerupai warna serta transparansi gigi asli sehingga hasilnya tampak sangat natural, bahkan sulit dibedakan dari struktur gigi sekitar.

Selain unggul secara visual, keramik juga lebih tahan terhadap noda dibandingkan resin komposit dan cukup kuat untuk penggunaan jangka panjang, terutama pada tambalan berukuran besar.

Namun, biayanya relatif lebih tinggi dan proses pembuatannya biasanya memerlukan pencetakan atau pengerjaan laboratorium terlebih dahulu. Keramik menjadi pilihan tepat bagi pasien yang menginginkan tampilan optimal tanpa mengorbankan daya tahan. Tambalan keramik cocok untuk pasien yang menginginkan kombinasi daya tahan dan tampilan premium.

Baca juga: 4 Jenis Tambal Gigi: Mana yang Paling Baik Untukmu?

Bagaimana Memilih Bahan Tambalan yang Tepat Berdasarkan Kebutuhan Anda?

Pemilihan bahan tambalan perlu disesuaikan dengan kondisi gigi dan situasi masing-masing pasien. Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga keputusan terbaik diperoleh melalui pertimbangan klinis yang matang dan diskusi yang terbuka dengan dokter gigi.

Lokasi Gigi yang Akan Ditambal

Letak gigi sangat menentukan jenis bahan yang digunakan. Pada gigi depan, tampilan yang menyatu dengan warna alami sering menjadi prioritas karena area ini terlihat saat berbicara dan tersenyum. Bahan seperti resin komposit atau keramik biasanya direkomendasikan karena hasilnya lebih estetis.

Sementara itu, gigi belakang menahan tekanan kunyah yang lebih besar sehingga memerlukan material dengan daya tahan tinggi, seperti amalgam, emas, atau keramik. Penyesuaian ini membantu tambalan berfungsi optimal sesuai peran gigi tersebut.

Riwayat Kesehatan Mulut

Kondisi kesehatan mulut sebelumnya turut memengaruhi pilihan bahan. Riwayat alergi terhadap material tertentu, kebersihan gigi sehari-hari, serta kecenderungan mengalami karies berulang perlu dipertimbangkan secara menyeluruh. Pada pasien dengan risiko lubang berulang yang tinggi, dokter biasanya memberikan pertimbangan tambahan agar tambalan dapat bertahan lebih lama dan risiko kerusakan ulang dapat ditekan.

Ukuran dan Kedalaman Lubang

Tingkat kerusakan gigi menjadi faktor penting dalam menentukan jenis restorasi. Lubang kecil hingga sedang umumnya masih dapat ditangani dengan resin komposit yang efektif dan efisien. Namun, jika kerusakan sudah lebih luas dan struktur gigi melemah, bahan yang lebih kuat atau restorasi tidak langsung seperti keramik mungkin lebih disarankan. Evaluasi kedalaman karies memastikan tambalan mampu menopang fungsi kunyah secara aman.

Baca juga: Kapan Cabut Gigi Geraham Diperlukan? Ini Prosedur Lengkapnya

Kekuatan Tekanan Kunyah

Kebiasaan sehari-hari seperti menggertakkan gigi atau memiliki tekanan kunyah tinggi memerlukan perhatian khusus. Dalam kondisi tersebut, bahan dengan ketahanan lebih baik dipilih agar tambalan tidak mudah retak atau aus. Penyesuaian ini membantu mengurangi risiko perbaikan berulang dan menjaga kenyamanan dalam jangka panjang.

Pertimbangan pada Penampilan

Bagi sebagian pasien, hasil yang terlihat alami menjadi pertimbangan utama. Tambalan dengan warna menyerupai gigi asli dapat meningkatkan rasa percaya diri, terutama pada area yang tampak saat tersenyum. Karena itu, bahan estetis sering dipilih ketika penampilan menjadi prioritas.

Anggaran dan Biaya Perawatan

Setiap bahan memiliki kisaran biaya berbeda sesuai dengan karakteristik dan proses pembuatannya. Diskusi yang terbuka membantu menyesuaikan pilihan perawatan dengan kondisi finansial tanpa mengabaikan aspek kesehatan. Dengan perencanaan yang tepat, pasien dapat memahami manfaat jangka panjang dari setiap opsi sebelum mengambil keputusan.

Baca juga: 5 Rekomendasi Klinik Tambal Gigi BSD Terbaik dan Modern

Tambal Gigi Terbaik Hanya di Signature Dental Care BSD

tambal gigi permanen 3

Karena setiap kondisi gigi berbeda, tidak ada satu bahan tambalan gigi permanen yang bisa disebut paling baik untuk semua orang. Pemeriksaan langsung oleh dokter gigi menjadi langkah penting untuk memastikan tambalan tidak hanya kuat, tetapi juga nyaman dan tahan lama.

Karena itu, keputusan akhir sebaiknya ditentukan melalui pemeriksaan klinis secara langsung oleh dokter gigi. Evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan gigi, kedalaman kerusakan, posisi gigi, hingga kebiasaan mengunyah akan membantu menentukan jenis bahan yang paling tepat dan aman digunakan.

Konsultasi yang komprehensif memberikan gambaran jelas mengenai risiko, kelebihan, serta perkiraan ketahanan setiap bahan sebelum tindakan dilakukan. Dengan pendekatan yang terencana, tambal gigi permanen dapat menghentikan perkembangan karies sekaligus menjadi langkah preventif jangka panjang untuk menjaga fungsi dan kesehatan gigi secara menyeluruh.

Bagi Anda yang mencari layanan tambal gigi permanen dengan penanganan profesional, klinik gigi BSD Signature Dental Care menyediakan layanan tambal gigi permanen dengan evaluasi menyeluruh sebelum tindakan, penggunaan bahan tambalan berkualitas, serta prosedur yang mengutamakan kenyamanan pasien.

Ditangani oleh dokter gigi berpengalaman, setiap prosedur dilakukan melalui evaluasi detail agar hasilnya sesuai kebutuhan klinis dan kenyamanan pasien.

Selain tambal gigi, klinik ini juga menawarkan berbagai layanan perawatan lainnya, mulai dari pemeriksaan rutin, scaling, cabut gigi, aligner atau behel, whitening, crown & bridge, hingga perawatan gigi anak dalam suasana yang nyaman dan terstandar.

Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi awal, Anda dapat menghubungi Signature Dental Care BSD melalui WhatsApp di tautan ini dan menjadwalkan pemeriksaan sesuai waktu yang diinginkan. Penanganan sejak dini membantu mencegah kerusakan berkembang menjadi perawatan yang lebih kompleks.

Jika Anda ingin mengetahui artikel lain yang serupa dengan Tambal Gigi Permanen: Jenis Bahan dan Cara Memilihnya Anda dapat mengunjungi kategori Perawatan Gigi.

drg. Benedicta Gisela Camay Octivanny, MARS

Biasa dipanggil drg. Gisela Camay, dikenal sebagai dokter gigi yang aktif menangani perawatan estetik dan restoratif harian, dengan pengalaman klinis di Signature Dental Care serta latar pendidikan kedokteran gigi dari Universitas Trisakti dan Magister Administrasi Rumah Sakit di Universitas Pelita Harapan

Related posts :

Go up